Punya Hobi Makan? Coba 4 Profesi Ini, dengan Makan Menghasilkan Rupiah!

Hai SmartGirl! disini siapa sih yang ga suka makan? Pastinya dong semua orang suka makan, karena pastinya mereka menyisihkan beberapa waktunya untuk makan. Bahkan tak jarang beberapa orang menghabiskan waktu untuk sekedar mencari tempat dan mau makan apa.

Nah sebenernya ada gaksi profesi yang menghasilkan uang dari hobi kita yang suka makan? Ini dia beberapa profesi yang menghasilkan mata rupiah dari hobi yang satu ini. So stay tune yaa …

Read More
  1. Kalau Kamu Termasuk “Detail Person” Jangan Sia-siakan, Jadilah FoodStylish

copyright by http://www.theartfuldish.com

Mengaku pecinta makanan? Jangan khawatir. Sekarang ini industri kuliner tumbuh begitu pesat. Perkembangan jumlah dan ragam karir di bidang kuliner semakin tinggi dan jenjang karirnya pun semakin menjanjikan. Meskipun kamu mungkin tidak akan jadi jutawan karenanya, setidaknya kamu bisa memperoleh gaji layak seperti orang-orang yang bekerja di bidang formal. Dan pastinya kamu bisa merasakan hidup yang berkualitas, karena bekerja di bidang yang paling kamu sukai.

Nah salah satunya menjadi foodstylish, Agensi iklan dan produsen makanan adalah beberapa pihak yang amat membutuhkan jasa food stylist. Bayangkan jika produsen makanan hanya memotret produknya tanpa konsep yang jelas. Meski begitu, baru sedikit saja orang-orang yang mampu melakukan pekerjaan food stylist secara profesional. Mungkin, inilah kesempatan kamu selanjutnya!

  1. Jangan sia-siakan Hobi Fotografimu, Cobalah jadi food photographer!

copyright by www.tailgunner.co.nz

Tugas seorang food photographer adalah dapat merepresentasikan sajian yang menggoda dalam bentuk visual. Foto-foto yang dihasilkannya ini bisa untuk keperluan buku menu, iklan dan media promosi, sosial media, atau company profile.

Meski memotret adalah kegiatan yang menyenangkan, menjadi food photographer juga punya tantangan tersendiri. Bayangkan jika kamu harus memotret es krim! Oleh klien, kamu diharuskan mendapat citra es krim yang padat, sedikit “merekah”, dan menggoda. Lambat sedikit saja, es krim pun akan meleleh dan bisa-bisa orang yang melihat mengira itu adalah susu aneka rasa.

Seorang food photographer juga dituntut untuk memiliki sense yang baik dalam menata makanan. Untuk hal ini, dia harus bekerjasama dengan seorang food stylist. Namun apabila dituntut untuk bekerja sendiri, food photographer harus mengkondisikan agar makanan tersusun rapi, tidak kotor, dan tidak berantakan agar mampu menciptakan kesan berseni. Komposisi, filter, dan angle pun jadi teknis pemotretan yang tak boleh dilupakan.

Persyaratan yang umum dalam perekrutan fotografer makanan adalah:

  1. Kemampuan teknis memotret, yang meliputi keterampilan artistik yang kuat dan jelinya mata untuk mengatur dan membingkai makanan.
  2. Gelar khusus dalam bidang fotografi biasanya tidak diperlukan. Namun pelatihan-pelatihan lainnya dapat meningkatkan prospek kita untuk diterima
  3. Sebaik-baiknya hasil jepretanmu, eksekusinya akan sia-sia ketika pencetakannya kurang maksimal. Oleh karenanya, food photographer harus memiliki skill komputer yang meliputi editing foto, software, dan digital printing.
  4. Kemampuan interpersonal dan pengetahuan bisnis marketing merupakan persyaratan tambahan, yang perlu kamu cicil ilmunya dari sekarang.

Untuk menjadi fotografer makanan, kamu harus membangun portofolio yang baik. Semakin tinggi dan baik jam terbangmu, semakin memikat hasil jepretanmu.

  1. Kamu termasuk orang yang gesit? Sekali-kali jadilah pegawai jasa katering!

copyright by www.charlestoncvb.com

Nah tentunya yang ini udah gak asing lagi yah. Katering biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan dalam suatu event ataupun acara acara yang memerlukan konsumsi dalam jumlah tertentu. Jaman sekarang pun katering juga uda mulai banyak variasinya, mulai dari katering bermenu tradisonal , katering menu western , katering khusus rumah sakit, katering untuk makanan sehat, dan masih banyak lagi deh. Kalau ingin menggeluti bidang usaha ini tentunya diperlukan ketersediaan peralatan” penunjang untuk proses produksinya dong yah .

Selain itu pengolahan katering tidak bisa disamakan dengan pengolahan restoran karna pada pengolahan katering kita harus bisa menyesuaikan diri terhadap jumlah order/ venue/ jenis makanan / permintaan permintaan lain dari klien , gimana nih ? mau bisnis katering ? boleh kooo …..

  1. Food Writer profesi menjajikan jika kamu suka makan dan hobi menulis!

copyright by http://chefmentor.com

Sejauh ini, dikenal tiga macam food writer: jurnalis kuliner, penulis buku kuliner, dan food blogger. Beberapa orang yang memiliki wawasan luas tentang kuliner pun bisa menjadi lebih dari salah satu.

Sebutlah nama Odilia Winneke. Ia merupakan redaktur untuk kanal kuliner di sebuah website ternama. Tak hanya itu, ia telah meluncurkan beberapa buku bertema kuliner. “Kamus Lengkap Bumbu Indonesia”, “Seri Rahasia Dapur: Mengolah Ayam dan Bebek”, serta “Jalur Enak Serpong” seolah semakin memperlengkap khazanah kuliner nusantara.

Yang harus kamu ketahui tentang food writer:

  1. Kamu harus tahu bagaimana kritik dan meninjau makanan, baik itu makanan tradisional dan restoran, western atau eastern. Beberapa penulis makanan juga memiliki blog atau website sendiri sebagai portofolionya.
  2. Penulis makanan seringkali harus bepergian untuk mencari inspirasi dan bahan tulisan mereka. Bahkan untuk penulisan kuliner tradisional, tak jarang ada yang menemui tetua adat untuk mempelajari sejarah dan resep sebuah suku.
  3. Kamu pun wajib memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Soalnya, kamu tak jarang diharuskan mewawancarai narasumber untuk memperdalam karya.
  4. Pastikan juga tak hanya kamu yang bisa menggigit. Kalimat-kalimat yang kamu tulis pun, harus “menggigit”!

Related posts