Debat Perdana Pilpres ‘Hambar’, KPU Tuai Banyak Kritik

  • Whatsapp

GIRLISME.COM –┬áDebat perdana Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 telah dilaksanakan pada 17 januari 2019 kemarin. Sayangnya, penyelenggaraan debat perdana Pilpres tersebut ternyata dinilai tidak seru, kurang greget, hambar, dan juga tidak mendalam. Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menjadi pihak yang banyak mendapatkan kritik setelah pelaksanaan debat tersebut.

Salah satu kritik untuk KPU disampaikan oleh Najwa Shihab melalui akun resmi Youtube-nya. Ia mengatakan bahwa untuk empat debat selanjutnya, KPU harus mengubah aturan mainnya.

Read More

“Aturan mainnya harus diubah KPU,” kata Najwa.

Ia juga mengatakan bahwa seharusnya KPU tidak perlu menghadirkan pendukung kedua paslon dengan jumlah yang terlalu banyak di ruangan debat. Karena menurutnya, hal tersebut menganggu suasana saat debat berlangsung.

“Yang paling menggangu itu gak perlulah pendukung dihadirkan sebanyak itu di ruangan debat. Ini kan adu gagasan, bukan adu yel. Baru dari awal pertama saja sudah melanggar dengan tepuk tangan. Tidak perlu,” lanjutnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan kritik untuk KPU dalam hal sistematika. Ia merasa KPU tidak perlu membuat aturan debat seperti cerdas cermat karena hal tersebut mengurangi khidmatnya debat yang berlangsung.

Gak usah pakai basa basi ala cerdas cermat gitu deh. Di pasang lima (amplop), membawa Fish Ball kaya arisan, dan sebagainya. (Pernyataan) ini belum di buka padahal pertanyaannya sudah tau, juga sudah dikasih tau kisi-kisi. Hal-hal seperti itu mungkin sepertinya hal-hal kecil, tetapi jadi mengurangi kekhidmatan dan keseriusan kita, menghabiskan waktu,” sambungnya.

BACA JUGA :  Samantha Edithso, Pecatur Cilik Asal Indonesia yang Jadi Juara Dunia

Dia mengaku, debat perdana Pilpres 2019 tersebut berlangsung hambar, tidak pedas, namun juga tidak basi.

Related posts