Masa Tanggap Darurat Akan Berakhir Besok, Bagaimana Nasib 15 Korban Longsor Sukabumi yang Belum Ditemukan?

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Masa tanggap darurat penanganan bencana longsor Kampung Adat, Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, dikabarkan akan berakhir besok Minggu (6/1). Kabar ini disampaikan langsung oleh pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebelumnya, Bupati Sukabumi juga diketahui telah menetapkan masa tanggap darurat penanganan longsor Sukabumi selama 7 hari yaitu 31 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

“Bupati Sukabumi telah menetapkan masa tanggap darurat penanganan longsor Sukabumi selama 7 hari yaitu 31 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019. Setiap dari dilakukan rapat koordinasi di posko untuk mengevaluasi dan menyusun rencana penanganan selama masa tanggap darurat,” ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/1).

Read More

Liputan6.com

Saat ini, tim SAR yang berjumlah sebanyak 1054 personel masih terus berusaha mencari 15 korban yang belum ditemukan. Relawan-relawan tersebut berasal dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, kementerian/lembaga, pemda, NGO, relawan dan masyarakat.

Faktor cuaca yakni hujan menjadi kendala utama selama proses pencarian korban bencana tsunami tersebut.

“Jika kondisi cuaca cerah maka pencarian korban dapat dilakukan hingga malam hari. Sebaliknya jika hujan dapat menyebabkan evakuasi dihentikan lebih awal,” kata dia.

Selain itu, kendala lainnya adalah masih sering terjadinya longsor susulan. Bahkan pada Kamis (3/1) malam yang lalu, sempat terjadi suara gemuruh di lokasi longsor yang disebabkan oleh jatuhnya batu besar yang berada di mahkota longsor.

“Kamis malam, suara gemuruh kembali terdengar di lokasi longsor karena adanya batu besar yang berada di mahkota longsor jatuh ke bagian bawah. Kondisi ini cukup membahayakan bagi personel di lapangan,” tuturnya.

BACA JUGA :  90 Petugas KPPS Meninggal Dunia dan 374 Sakit! Jusuf Kalla: Pemilu Serentak Harus Dipisahkan!

Daerah yang terkena bencana longsor tersebut diketahui terdiri dari 30 KK dengan jumlah keseluruhan mencapai 100 jiwa.

Hingga hari ini, tim SAR mencatat terdapat 64 orang dinyatakan selamat, tiga orang lainnya mengalami luka luka tiga, korban meninggal sebanyak 18 orang, dan 15 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan.

Related posts