Kamu Orang yang Gampang Baper? Mending Hindari 5 Hal Ini Deh.

  • Whatsapp

Nggak ada satu orangpun yang nggak pernah baper atau bawa perasaan. Setiap orang pasti pernah mengalaminya. Entah itu baper ke teman, mantan, sahabat, atau malah kenalan yang baru ditemui. Si baper ini muncul juga jarang banget pakai permisi, biasanya tiba-tiba sudah ada aja di dalam hati. Bawa perasaan ini sesungguhnya hal yang wajar dan lumrah ya, Smartgirl. Karena itu artinya kamu masih normal, dan hatimu masih berfungsi dengan baik. Tapi ada kalanya memang nyusahin kalau selalu muncul. Bikin repot ketika harus sampai berkepanjangan, dan jadinya malah nambahin beban pikiran. Apalagi buat kamu yang hatinya kelewat peka, gimana ya caranya supaya nggak baper kecepetan?

1. Atur ulang playlistmu, jangan yang galau dan sedih, apalagi yang isinya mengingatkan ke  kenangan pedih.

http://integratedlistening.com

Read More

Kalau moodmu sedang ada di zona sendu, maka jangan semakin didukung dengan lagu-lagu sedih, dan tembang kenangan yang isinya tentang mantan. Lirik dan musiknya pasti bakal ampuh banget buat nambah kadar galaumu. Apalagi kalau kamu dengar lebih dari sekali, maka kamu akan secara natural memberi label ke lagu-lagu tersebut tentang perasaan yang kamu rasakan ketika mendengarnya. Maka dari itu kalau misalnya kamu sedang ada di suasana hati yang baper, jauh-jauh dari konten yang bisa buat kamu tambah sendu, mending kamu ganti dengan musik yang ceria, beatnya asik, dan kamu bisa sing along dengan liriknya. Karena musik dijamin bisa banget mempengaruhi moodmu. Bisa bikin naik, tapi bisa juga bikin makin jatuh.

BACA JUGA :  Berdasarkan Hasil Quick Count, Ini Peta Kemenangan Parpol dalam Pilkada 2018 di 15 Provinsi

2. Nggak usah sok-sokan melamun saat hujan….

https://wallpaperscraft.com

Biasanya kalau hujan turun, suasana hari juga jadi ikut lembab dan mendung. Kenangan berseliweran di kepala, dan pikiran-pikiran banyak banget numpuknya. Rubah ini. Karena kalau nggak dirubah, kamu bakal susah apalagi ketika hujannya turun tiap hari. Kalau memang sedang hujan, kamu jangan langsung masuk ke mesin waktu dan kembali ke masa lalu. Bikin dirimu sengaja untuk baper lagi dan ingat sama yang dulu-dulu. Apalagi kalau kamu saat hujan tengah patah hati dan galau, maka pastinya bakal semakin menjadi-jadi. Kamu mending rubah hal-hal yang kamu lakukan saat hujan. Misalnya masak yang hangat-hangat, buat minuman yang segar buat badan, tonton acara komedi, atau baca komik-komik dan meme lucu. Jadinya pikiran kamu tentang hujan nggak melulu isinya sedih dan baper, tapi juga keceriaan.

3. Kalau ada yang mulai kasih perhatian, biasa aja..dia juga perhatian ke semua orang…

https://money.usnews.com

Yang bikin kamu cepat bawa perasaan adalah karena semua hal kamu tanggapi pakai perasaan. Ada yang senyumin…kamu bawa pakai perasaan. Ada yang hubungin…kamu pakai perasaan lagi. Ada yang nanyain kamu mau makannya apa…pakai perasaan lagi. Semuanya serba perasaan, padahal yang dibegitukan bukan hanya kamu lho ya. Nah, cara supaya nggak cepat baper adalah tanggapilah hal-hal seperti itu sewajarnya saja. Jangan cepat menganggap kalau orang yang memberikan perhatian itu sebagai tanda suka yang lebih dari teman. Karena pada kenyataannya juga banyak orang baik sebab dia menghargai dan menghormati kamu, bukan karena mau ajak kamu kencan. Jadinya cegahlah baper itu dengan rubah sudut pandanganmu, jangan pakai perasaan melulu.

4. Jangan sembarangan curhat, takutnya nanti bukan berhenti, tapi malah bapernya semakin menjadi.

https://www.shutterstock.com

BACA JUGA :  Buru-buru dan Nggak Sempat Mandi? Mending Lindungin Penampilanmu Pakai 5 Cara Ini Deh.

Gunanya curhat itu adalah untuk memberikan kamu sudut pandang yang berbeda dari apa yang telah kamu punya saat ini. Gitu juga dalam hal cinta dan perasaan. Kalau misalnya kamu masih terbawa baper, coba minta masukan dari orang yang kamu percaya bisa memberikan nasehat terkait itu. Tapi hati-hati dalam memilih teman curhat ini, pastikan dia bukan 11, 12 ahli baper kaya kamu. Karena jika kamu meminta saran dari teman yang pikirannya juga mirip sepertimu, maka hasil curhatannya juga nggak bakal beda jauh dari apa yang kamu pikirkan. Yang awalnya baper hanya 5%, bisa naik sampai 50% kalau kamu nggak cermat pilih teman curhat.

5. Introspeksi diri. Terkadang yang dibutuhkan ketika mencintai bukan hanya hati, tapi otak.

https://thoughtcatalog.com

Kamu bisa lihat lagi pengalaman-pengalaman jatuh hati yang pernah kamu rasakan. Kamu bisa ambil pelajaran dari sana, agar kedepannya nggak terulang lagi kesalahan yang sama. Kteika kamu flashback ke hal-hal itu, jangan melulu dibawa perasaan sedih, galau dan gundah, namun lihatlah dengan cara pandang berbeda. Jadikan apa yang kamu lalui itu sebagai pelajaran, yang bisa kamu manfaatkan sebagai acuan bertindak nantinya. Ketika dulu kamu pernah kelewat baper dan nyatanya hanya membawa susah dan rugi, maka kedepannya jangan kamu ulangi lagi. Terkadang baper bukan hanya masalah hati, tapi karena ketidakmampuan otak untuk berpikir jernih, ketutupan sama harapan yang seringnya diciptakan sendiri.

 

Sekali lagi baper adalah hal yang wajar ya Smartgirl. Hanya saja hal wajar itu bisa jadi merugikan ketika memang kamu nggak menanggapinya dengan bijak. Pikirkan lagi secara santai dan jelas, ketika kamu mulai merasakan virus baper ini menyerang. Mencegah lebih baik daripada mengobati kan?

Related posts