Patung Indonesia Dengan Tinggi 121 Meter Jadi Patung Tertinggi Kedua di Dunia

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) menjadi patung tertinggi kedua di dunia. Patung yang diprakarsai oleh Nyoman Nuarta tersebut hanya kalah tinggi dari Spring Temple Buddha di China dan mengungguli The Laykyun Sekkya Buddha di Myanmar.

GWK merupakan salah satu mahakarya besar seni budaya Bali. Sejak masih dalam tahap pembangunan, kehadirannya sudah menarik perhatian wisatawan. Sehingga ketika diresmikan, diadakan pagelaran seni Swadharma Ning Pertiwi sampai melibatkan sederet seniman kenamaan Bali. Ada penyanyi Dira Sugandi dan Ayu Laksmi, penari I Ketut Rina dan Keni K Soeriaatmadja, serta koreografer Eko Supriyanto.

Read More

“Ini merupakan bentuk penghargaan kepada 120 seniman yang selama ini tekun, sabar, dan bekerja keras menyusun patung GWK dari hari ke hari. Sebagian besar dari mereka telah bekerja selama 28 tahun,” kata penggagas dan pembuat Garuda Wisnu Kencana, Nyoman Nuarta saat acara peresmian patung GWK.

Twitter Ads info and privacy

GWK memang dibangun untuk dijadikan landmark pariwisata Bali. Gagasan tersebut muncul sejak 1989, sedangkan konsepnya baru dibuat 1990, yang melibatkan Menteri Pariwisata ketika itu, Joop Ave (alm.), lalu Ida Bagus Oka (alm.), Ida Bagus Sudjana (alm.), dan seniman Nyoman Nuarta.

Setelah ngedapetin restu dari Presiden Soeharto pada tahun 1993, para seniman itu lalu melakukan sosialisasi di hadapan para anggota dan pimpinan DPRD Bali, tokoh-tokoh masyarakat Bali serta masyarakat di sekitar lokasi GWK. Sempat menuai pro kontra, namun groundbreaking pedestal GWK berhasil diletakkan pada tahun 1997.

Meskipun, sejak 1994-1996 udah sempat dilakukan pengolahan terhadap land art di sekitar Bukit Ungasan, Jimbaran, hingga menjadi seperti saat ini.  Proses pembangunan GWK memang mengalami pasang-surut, bahkan saat terjadi krisis, Nyoman Nuarta yang memiliki 82 persen sahan enggak mampu lagi mempertahankan kepemilikannya.

Di tahun 2012, Nyoman harus merelakan PT. Alam Sutra Realty Tbk untuk mengakuisisi saham GWK. Meski begitu, ia tetap berkomitmen untuk menyelesaikan GWK.

https://regional.kompas.com

Mahkota patung GWK di Ungasan, Kuta Selatan tersebut diketahui seberat 3,5 ton. Material pembangunan patung GWK kabarnya diimpor dari beberapa negara seperti Jepang, negara-negara Eropa, hingga Amerika Latin. Setelah selesai dibangun, patung GWK memiliki tinggi 121 meter dan beratnya mencapai 3.000 ton.

Pembangunan patung GWK menjadi pembuktian baru bahwa negara berkembang seperti Indonesia bisa melahirkan mahakarya untuk dunia.

“GWK akan jadi bukti bahwa kita berdaulat di bidang kebudayaan dan kita harap kiblat kebudayaan dunia itu akan terjadi di GWK Cultural Park karena di sini tidak hanya ada patung, tetapi juga forum-forum kebudayaan dunia,” ujar Nyoman Nuarta.

BACA JUGA :  Raih Emas, Pesenam Indonesia Ini Harumkan Nama Indonesia di Jerman

Related posts