Film “Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur” Disambut Puluhan Kuntilanak Saat Jumpa Pers

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Film horor lawas Suzanna akan kembali difilmkan dengan judul Suzzanna : Bernapas Dalam Kubur. Film tesebut akan diproduksi oleh Soraya Intercine Film.

Pada Senin (24/9) lalu, Soraya Intercine Film memperkenalkan pemain, sutradara dan produser dari film yang diproduksinya di kawasan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat. Jumpa pers tersebut diwarnai dengan munculnya dua puluh hantu kuntilanak yang menyambut para pemain dan kru film tersebut.

Read More

https://entertainment.kompas.com

Tak lama, para pemain yakni, Luna Maya, Herjinot Ali, Clift Sangra serta sang sutradara Rocky Soraya dan produsernya Sunil Soraya datang dan disambut oleh para kuntilanak tadi. Dalam kesempatan ini Luna Maya secara resmi dikenalkan sebagau pemeran Suzzana. Sementara Herjunot Ali akan berperan sebagai suami Suzzana bernama Satria. Yang menarik, suami almarhumah Suzzana, Clift Sangra juga ikut bermain dan memerankan tokoh Pak Bekti.

Transformasi Luna Maya menjadi sosok Suzzanna bukan hal mudah. Sunil Soraya mengungkapkan bahwa pihaknya harus mendatangkan perias khusus dari Rusia untuk mendandani Luna Maya. Perias itu adalah Tatiana Melkomova dari FX Design Group Int dan Peter Gorshenin. Mereka yang membuatkan prostetik khusus agar wajah Luna semakin mirip Suzzanna.

Sunil mengklaim bahwa cerita film ini benar-benar baru dan tidak berhubungan dengan film-film lama. Memang ada adegan dari film lama seperti sate 200 tusuk, tetapi menurut Sunil, adegan semacam itu diperbarui dan porsinya sangat kecil. Bahkan ada sejumlah adegan yang ditulis dan syuting ulang.

BACA JUGA :  Taro Roeroe, Siswa Kelas 6 SD Timohon yang Berhasil Meraih Medali Emas dalam Ajang World Matematics Invitational di Seoul

https://sukabumiupdate.com

Cerita yang berlatar 1980-an disebut punya pengaruh kuat terhadap aspek horor karena film ini tidak memakai elemen jumpscare.

“Kalau naskah mirip dengan film lama, itu masalah besar. Orang nonton, pasti bilang ini film lama. Bagusnya, naskah ini enggak ada hubungan dengan film lama. Itu naskah baru, benar-benar menceritakan hal baru, sesuatu yang relevan kapanpun juga,” ungkapnya.

Selain itu, Sunil juga mengatakan bahwa dalam film tersebut tetap dihadirkan unsur-unsur komedi seperti yang ada di film-film horor Suzzanna sebelumnya. Sunil memasukkan rasa komedi horor sejak awal cerita dibuat, tetapi dengan motif yang lebih menyatu dengan cerita keseluruhan.

“Saya enggak mau Suzzanna menggoda orang yang enggak ada hubungan dengan Suzzanna. Jadi, enggak boleh orang luar diganggu hanya untuk adegan komedi horor. Komedi ini punya hubungan dengan keluarga Suzzanna, jadi memang menyatu dengan ceritanya. Tukang sate diganggu, itu juga ada alasannya,” jelas Sunil.

Film yang berdurasi total 135 menit tersebut rencananya akan tayang di bioskop Indonesia pada 15 November 2018 mendatang.

Related posts