Dalam Waktu Kurang Dari Satu Jam, Lombok Diguncang Tiga Kali Gempa

GIRLISME.COM – Kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat, kembali diguncang gempa pada hari

Pada hari Minggu (19/8/2018).

Read More

Pada pukul 22:28 WIB, kawasan Lombok diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7. BMKG melaporkan bahwa gempa terbaru tersebut terjadi pada pukul 21:56:27 WIB. Pusat gempa berada di sekitar 30 kilometer Timur Laut Lombok Timur dengan episentrum gempa berada di kedalaman 10 kilometer. BMKG juga menambahkan bahwa gempat tersebut tidak berpotensi tsunami.

Selang 20 menit dari gempa berkekuatan magnitudo 7 tersebut, kawasan Lombok kembali diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,6 pada pukul 22:16:37 WIB. Pusat gempa tersebut berada di 18 kilometer Barat Laut Lombok Timur dengan kedalaman episentrum 10 kilometer.

Kemudian gempa ketiga hanya berjarak 12 menit dari gempa kedua yang berkekuatan 5,6 dan 32 menit dari gempa pertama yang berkekuatan 7. Gempa ketiga tersebut terjadi pada pukul 22:28:59 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,8. Pusat gempa berada di 23 kilometer Barat Laut Lombok Timur dengan kedalaman episentrum yang sama dengan dua gempa sebelumnya.

Sejauh ini, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat mengatakan bahwa korban tewas gempa bumiLombok, Nusa Tenggara Barat untuk sementara 548 orang. Ia mengatakan bahwa pendataan masih terus dilakukan sehingga kemungkinan jumlah korban tewas akan bertambah.

“Jika diperbaharui data korban meninggal menjadi 548 jiwa,” kata  Harry melalui keterangan tertulis, Senin (20/8).

Harry juga menambahkan bahwa Kemensos telah menerjunkan petugas dari pusat sebanyak 20 orang. Sementara Taruna Siaga Bencana dari NTB telah dikerahkan sebanyak 500 orang untuk menangani bencana gempa Lombok,

Hingga kini, terdapat 633 Tagana yang bekerja untuk membantu dapur umum lapangan, evakuasi, layanan psikososial, distribusi bantuan, pencarian korban, verifikasi data korban dan ikut pembersihan puing-puing reruntuhan rumah bersama sama TNI, Basarnas, Kepolisian dan para relawan kemanusiaan dari berbagai organisasi masyarakat.

Saat ini, Kemensos juga tengah mengumpulkan data dampak kerusakan dari gempa yang berturut-turut tersebut.

Related posts